Sumber : https://wayansupadno.com/2023/06/13/mengawali-butuh-keyakinan/
_Ilmu hikmah_
Wayan Supadno.
Ada sebuah pertanyaan menarik dari kawula muda saat Penas ke XVI di Padang Sumbar 2 hari lalu. Kenapa Pak Tani rajin tiap hari membuat artikel dan video utamanya ditujukan ke kami anak muda ? Apa latar belakang ? Apa motivasinya ?
Saya jawab lugas apa adanya. Bahwa saya melakukan upaya mendorong kawula muda agar yakin dan mau melangkah jadi pelaku usaha agro inovatif. Sehingga bisa mengurangi pengangguran dan impor. Itulah cara saya mencintai Indonesia milik kita ini.
Latar belakangnya, karena saya telah menjalani. Ibarat menuju sebuah kampung, yang teramat indah nyaman adem ayem tentrem bermanfaat bagi sesama dan alam semesta. Saya sudah sampai duluan. Sehingga tahu jalannya yang selalu saya lalui.
Cara mengawali, cara menjalani dan rasa nikmatnya di kampung tersebut. Prosesnya itulah saya sebar luaskan agar kawula muda tinggal meniru. Mengembangkan lagi. ATP (amati tiru plek) atau ATM (amati tiru modifikasi). Praktis inovatif produktif, kompetitif.
Saya sangat meyakini dengan contoh nyata yang saya lakukan di lapangan. Akan sangat mempersingkat waktu proses jadi suksesnya kawula muda. Berkisah pengalaman bagian dari menebar ilmu hikmah. Saya yakin bermanfaat asal berpikir positif.
Masalahnya, hanya pada kawula muda " mau atau tidak " menangkap dan menjabarkan di lapangan berikutnya. Apa yang saya maksudkan di atas. Esensi sesungguhnya bukan pada kemampuan, tapi pada kemauan. Niat, yakin dan bersungguh - sungguh.
Walaupun saya sadar, tiada seorang pun dan diam sekalipun bisa memuaskan semua orang. Apalagi saya yang hanya Pak Tani, yang bertingkah. Tapi itulah pesan Luqman Al Hakim, tetaplah melangkah sepanjang tujuannya baik.
Ibaratnya, biarkan anjing menggonggong. Kalau ada yang menganggap " tong kosong nyaring bunyinya, misalnya ". Sing penting ending nyatane. Itu saja. Sejujurnya, kebahagiaan tiada tara. Menyaksikan puluhan anak muda, dulu bukan siapa - siapa, tapi saat ini cipta lapangan kerja ratusan orang.
Semoga Tuhan ridho, mimpiku tercipta 1.000 anak muda jadi pengusaha agro inovatif kelasnya seperti saya saja. Cipta lapangan kerja 100 kepala keluarga (KK). Maka setara 100.000 KK hidupnya telah berubah. Cahaya baru Indonesia bermunculan di mana - mana. Semua membayar pajak miliaran untuk APBN kita.
Implikasi lain lagi, akan ada " puluhan ribu " hektar lahan terlantar berubah jadi produktif. Kita tahu ada belasan juta hektar lahan di Indonesia masih terlantar. Serapan inovasi dari peneliti juga bisa lebih optimal. Proses hilirisasi inovasi bukan mimpi belaka. Nyata bermanfaat bagi masyarakat dan bangsanya.
Kata kunci ;
1. Niatkan (nawaitu). Ibarat tali, tambatkan di atas bukit tujuan dan genggam erat sebagai pengantar ke tujuan di atas bukit tersebut. Berpikir selalu mencari caranya sampai bukit tujuan. Manacika.
2. Ucapkan setidaknya di dalam hati, target. Kluruko sak jerone endog/sumbar dalam hati mau memberdayakan diri (ngulir pambudi). Wacika.
3. Ayunkan langkah pasti dengan bersungguh - sungguh, karena hanya yang bersungguh - sungguh, yang akan menuai hasilnya (man jadda wajada). Kayika.
4. Nikmati indah dunia, disyukuri dengan menanam benih kebajikan bermanfaat kepada sesama dan alam semesta. Humanis. Tiada mungkin Sang Ilahi ingkar janji. Naghrisu liman ba'dana. Kama.
Salam 🇮🇩
Wayan Supadno
Pak Tani
HP 081586580630
